Bajuyuli baju muslim anak perempuan

Arus Mudik Dipantau 15 CCTV

SRAGEN (KRjogja.com) - Sebanyak 10 perangkat 'closed circuit television (CCTV)' dipasang di sepanjang jalur rawan kecelakaan di wilayah Kabupaten Sragen. Kamera pengintai ini difungsikan untuk memantau kelancaran serta kepadatan arus lalu lintas selama arus Lebaran.

Pemasangan CCTV juga untuk mengawasi kemungkinan terjadinya pelanggaran lalu lintas. Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Sragen, Heru Martono kepada wartawan Jumat (25/7) mengatakan, perangkat CCTV sejauh ini sudah terpasang di 10 titik yang dinilai rawan kemacetan dan kecelakaan. Di antaranya di sepanjang jalur utama Sragen mulai Pungkruk Sidoharjo hingga Pilangsari Ngrampal.


Menurut Heru, pemasangan CCTV juga dilakukan di lokasi obyek vital, titik keramaian, kamacetan maupun aktivitas kerawanan lainnya. Hal ini untuk membantu sekaligus mengantisipaisi jika sewaktu-waktu terjadi kemacaten. "Lokasi pemasangan CCTV terjauh adalah di Gemolong sekitar 30 kilometer dari kota.

Alat pengintai yang dipasang ini diharapkan bisa membantu aparat kepolisian dalam mengatur kelancaran lalulintas sekaligus sebagai bukti untuk menindak para pengguna jalan yang kedapatan melanggar peraturan lalulintas. Pemasangan CCTV juga diharapkan bisa mengatasi sejumlah jalur yang rawan macet, seperti jalur perempatan Gemolong.

Tidak hanya itu penyebab kemacetan di ataranya karena parkir yang semrawut, kendaraan umum yang mangkal sembarangan dan pasar tumpah bisa diatasi sedini mungkin. Begitu juga dengan Sragen kota, kemacetan saat lebaran yang biasa terjadi di depan Pasar Kota karena banyak kendaraan yang parkir hingga menghabiskan bahu jalan. Sehingga bila arus mudik maupun balik dinilai padat, parkir kendaraan bagi pengunjung pusat perbelajaan dilarang. 

Ditambahkan Heru, dari seluruh kamera CCTV yang ada, baru 4 titik yang sudah tersambung dengan <I>Area Traffic Control Server (ATCS)<P>, yakni di pertigaan Beloran, perempatan kantor Polantas, depan kantor Pemkab dan depan kantor Dinas Kesehatan. "Tersambungnya ATCS membuat kepadatan lalu lintas dapat dipantau dari ruang pantau di Dishubkominfo. Petugas bisa mengatur durasi fase 'trafficnya' untuk hindari kemacetan panjang," tambahnya. (Sam)

sumber

Lokasi Toko