Bajuyuli baju muslim anak perempuan

Artikel Ilmiah: Memaksimalkan Keamanan Rumah dengan Penggunaan CCTV

Berikut adalah artikel ilmiah yang ditulis oleh: Khodijah Al-AmudiTeknik Informatika, Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM ) PGRI Banyuwangi, Jl. A Yani no 80, Banyuwangi, 68416, Indonesia Email: davdea.or@gmail.com

===================================================

ABSTRAK

CCTV merupakan kependekan dari kata “Closed-Circuit-Television”yang digunakan untuk mengawasi sebuah tempat ataupun ruangan tertentu. Ini merupakan teknologi pengintai yang murah dibandingkan elektronik pengintai lainnya. Analisis yang cermat sehari-hari operasi dan daerah mengidentifikasi perhatian sangat penting untuk memaksimalkan manfaat dari sistem keamanan CCTV. Oleh karena itu sebuah rumah membutuhkan suatu sistem keamanan yang dapat membantu dalam menjaga keamanan sekitar rumah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi kasus dan penelitian survei. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu permasalahan keamanan rumah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah keadaan rumah dan sekitar yang semakin aman.
Kata kunci: Rumah , CCTV, criminal

1. PENDAHULUAN

Tingkat kriminalitas yang semakin tinggi membuat banyak orang susah mendapatkan rasa aman. Hal buruk dapat terjadi dimana saja seperti, di kantor, di toko, di bank, bahkan di rumah sekalipun. Semua itu dapat terjadi pada setiap kesempatan, kadang tersangkanya pun tidak terkecuali orang terdekat . Bagaimana cara mendapatkan rasa aman ? Keadaan aman dapat di ciptakan dan hal itu dapat di lakukan pertama di tempat yang paling basic, yaitu rumah. Seperti yang di katakan, Rumah merupakan jantung kehidupan yang semestinya dapat menjadi sumber kedamaian , sumber inspirasi, dan sumber energi bagi pemiliknya(Erna Himawati, 2007). Jadi, demi menciptakan rasa aman itu sendiri, berbagai upaya harus di lakukan. Salah satu upaya efektif yang dapat di lakukan dalam menciptakan rasa aman saat berada di rumah adalah dengan pemakaian CCTV . CCTV (Closed Circuit Television) merupakan sebuah perangkat kamera video digital yang digunakan untuk mengirim sinyal ke layar monitor di suatu ruang atau tempat tertentu. Hal tersebut memiliki tujuan untuk dapat memantau situasi dan kondisi tempat tertentu, sehingga dapat mencegah terjadinya kejahatan atau dapat dijadikan sebagai bukti tindak kejahatan. Tak jarang telah terjadi banyak sekali kasus kriminalitas terjadi pada rumah seseorang. Tindakan criminal dari mencuri, menculik sampai dengan membunuh. Maka dari itu, hal tersebut dapat di minimalisir dengan pemasangan CCTV di rumah. Dengan pemakaian CCTV di beberapa sudut penting, semua yang terjadi di rumah dapat di pantau setiap hari. Yang di butuhkan hanya kabel dan monitor untuk hasil dari rekaman CCTV.
Dengan penggunaan CCTV di rumah, kiranya dapat membantu banyak orang mendapatkan rasa aman. Rasa aman yang pastinya akan memberikan kenyamanan lebih tinggal dirumah. Rumah adalah “istana” di mana kita tinggal, beristirahat, bercengkrama dengan keluarga, maupun tempat menerima tamu-tamu keluarga maupun relasi bisnis(Wang Hen Hau, 2009).Dan sangat di harapkan penggunaan CCTV pada rumah akan memberikan lebih banyak dampak positif jika di bandingkan dengan dampak negatifnya.

2. METODE PENELITIAN

Adapun metode yang di lakukan demi mendukung penelitian ini ialah sebagai berikut:

2.1 Studi Kasus

Penelitian Studi kasus pada dasarnya mempelajari secara intensif seseorang individu atau kelompok yang dipandang mengalami kasus tertentu. Terhadap kasus tersebut peneliti mempelajarinya secara mendalam dan dalam kurun waktu cukup lama. Mendalam, artinya mengungkap semua variable yang dapat menyebabkan terjadinya kasus tersebut dari berbagai aspek.
Tekanan utama dalam studi kasus adalah mengapa individu melakukan apa yang dia lakukan dan bagaimana tingkah lakunya dalam kondisi dan pengaruhnya terhadap lingkungan. Teknik memperoleh data sangat komprehensif seperti observasi perilakunya, wawancara, analisis dokumenter, tes, dan lain-lain bergantung kepada kasus yang dipelajari.
Setiap data dicatat secara cermat, kemudian dikaji, dihubungkan satu sama lain, kalau perlu dibahas dengan peneliti lain sebelum menarik kesimpulan penyebab terjadinya kasus atau persoalan yang ditunjukkan oleh individu tersebut. Studi kasus mengisyaratkan pada penelitian kualitatif. Kelebihan studi kasus dari studi lainnya adalah, bahwa peneliti dapat mempelajari subjek secara mendalam dan menyeluruh.

2.2 Penelitian Survei

Penelitian survei cukup banyak digunakan untuk pemecahan masalah-masalah pendidikan termasuk kepentingan perumusan kebijaksanaan pendidikan. Tujuan utamanya adalah mengumpulkan informasi tentang variabel dari sekolompok obyek (populasi). Survei dengan cakupan seluruh populasi (obyek) disebut sensus. Sedangkan survei yang mempelajari sebagian populasi dinamakan sampel survei. Untuk kepentingan pendidikan, survei biasanya mengungkap permasalahan yang berkenaan dengan berapa banyak siswa yang mendaftar dan diterima di suatu sekolah? Berapa jumlah siswa rata-rata dalam satu kelas? Berapa banyak guru yang telah memenuhi kualifikasi yang telah ditentukan? Pertanyaan-pertanyaan kuantitatif seperti itu diperlukan sebagai dasar perencanaan dan pemecahan masalah pendidikan di sekolah. Pada tahap selanjutnya dapat pula dilakukan perbadingan atau analsis hubungan antara variabel tersebut.

3. HASIL DAN PEMBAHASAN

3.1 Pembahasan Hasil Penelitian

Setelah penelitian di lakukan di beberapa lingkungan rumah yang berada di kota sampai rumah di sekitar desa. Di dapat beberapa analisa dari hasil penelitian tersebut. Analisis dari hasil penelitian di dapat bahwa 85% rumah yang berada di kota sangat membutuhkan adanya CCTV. Sedangkan rumah yang berada di desa hanya sekitar 35% yang membutuhkan CCTV.
Gambar 1. Sistem CCTV

Walaupun begitu, di desa pun tak jarang terjadi tindak criminal. Rata-rata rumah yang baik berada di kota maupun di desa telah mengakui pentingnya CCTV. Mereka memaparkan beberapa keuntungan dengan adanya pemasangan CCTV. Keuntungan itu adalah sebagai berikut ;
1. Sebagai upaya preventif untuk melindungi aset. CCTV bisa dimanfaatkan sehingga orang di dalam bangunan dapat melihat siapa yang kemunginanan berusaha untuk masuk dan mencegah kemungkinan yang tidak diinginkan.
2. Sebagai alat pantau untuk memonitor tempat usaha
3. Meningkatkan kinerja karyawan
4. Membantu penyelidikan terhadap tindak kejahatan yang telah terjadi
5. Barang bukti bila terjadi hal negative terhadap aset
6. Pengawasan aset perusahaan maupun hasil produksi dan pengawasan jalannya kegiatan produksi, serta pengawasan pengamanan.
7. Dapat dijadikan arsip kegiatan usaha sehari-hari karena hasilnya dapat direkam di DVR / media perekam video.
8. Dapat melihat dan memonitor lokasi sekalipun dalam keadaan tanpa cahaya dengan menggunakan Infra red kamera.
9. Dapat memantau suatu tempat tanpa diketahui keberadaan kameranya dengan menggunakan kamera tersembunyi atau hidden kamera.
Dengan berbagai manfaat yang di berikan CCTV, banyak rumah yang mulai mempertimbangkan untuk menggunakan CCTV sebagai alat utuk mencegah hal-hal buruk yang mungkin terjadi . Hal itu banyak di respon oleh ibu-ibu yang sangat tertarik dengan adanya alat canggih seperti ini untuk mengawasi anak-anaknya.

4. KESIMPULAN

CCTV dapat mencegah kejahatan besar , dengan kegunaannya para pelaku tindak kejahatan lebih besar kemungkinannya untuk diidentifikasi. Rumah yang tidak menggunakan CCTV akan lebih berisiko terjadi tindak kejahatan. Apabila dengan adanya CCTV tidak menghalangi pelaku melakukan tindak kejahatan maka setidaknya CCTV akan menangkap informasi yang cukup untuk membantu penyelidikan polisi.

5. UCAPAN TERIMAKASIH

Penulis mengucapkan terima kasih kepada Agus Riyono, selaku dosen mata kuliah Bahasa Indonesia yang telah memberikan tugas untuk membuat jurnal ini sehingga penulis terdorong untuk menyelesaikan jurnal ini.

6. REFERENSI

Erna Himawati. 2007. Menghadirkan Nuansa Alam Di Rumah. Jakarta.

Wang Hen Hau. 2009. Fengshui Rumah Tinggal Hoki. Yogyakarta.

sumber

Lokasi Toko