Bajuyuli baju muslim anak perempuan

Waspadai Pencurian di Bulan Ramadhan

Salah satu kerabat mengalami pencurian pada saat bulan Ramadhan, seperti yang beliau tuliskan di web pribadi beliau: www.yudhakaryadi.com


Bulan Ramadhan merupakan bulan di mana umat Muslim ramai-ramai memperbaiki diri, memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Diriwayatkan pula di Bulan Suci ini setan-setan dibelenggu agar tidak mengganggu manusia dalam beribadah. Namun, setan yang berwujud manusia akan tetap berkeliaran di sekitar kita dan kita-pun harus senantiasa waspada terhadap kerugian yang akan ditimbulkannya.

Pagi ini (14 Agustus 2010, pukul 07.05), terjadi sedikit kehebohan di rumah saya (dan mungkin terjadi juga di rumah lain yang mengalami nasib seperti yang keluarga saya alami). Ada tetangga yang bertamu ke rumah saya di pagi itu dan melaporkan adanya pencurian terhadap 3 rumah (4 dengan rumah saya) malam tadi. Anehnya, yang diambil adalah kursi dan meja tamu yang ada di teras rumah. Begitu mendengar laporan tsb, dengan reflek kami melihat kursi dan meja tamu di teras dan tersenyum getir karena teras jadi terasa lebih luas dan lega. Gelo-gelo-geli rasanya.


Kalau saya coba menganalisa, pencurian ini pastinya dilakukan lebih dari tiga orang dan kemungkinan besar dilakukan dengan melompati pagar setiap rumah (rata-rata TKP pagarnya tidak lebih dari 1,5 m). Kemungkinan juga, sebelumnya pencuri sudah melakukan observasi di sekitar TKP (bisa juga pura-pura bertamu atau meminta sumbangan). Meja dan kursi tsb diangkat lebih dari satu orang melewati pagar rumah dan selanjutnya diangkut menggunakan mobil.


Di rumah saya, ada 3 buah kursi yang hilang. Meja dan kursi dari akar kayu tidak dibawa, kemungkinan karena terlalu berat (harus diangkat 3 orang atau lebih) dan mudah dikenali. Di 3 rumah yang lain (yang masih 1 RT dengan saya), meja dan kursi tamu yang ada di teras digondol tanpa sisa. Bisa jadi pencuri menggunakan mobil bak terbuka untuk mengangkut itu semua atau bisa juga menggunakan lebih dari satu kendaraan APV.

Entah firasat atau bukan, malam ini baik saya maupun bapak saya tidurnya tidak nyenyak dan berulangkali terjaga (saya pikir hanya karena siangnya sudah tidur sehingga malam tidak terlalu mengantuk). Kalau dipikir lebih jauh, di bulan Ramadhan ini sebagian besar orang tidurnya agak malam (karena ada tarawih dan tadarus) kemudian bangunnya lebih pagi karena harus mempersiapkan sahur. Jadi ‘masa aktif’ pencuri untuk beroperasi lebih singkat. Mungkin pencuri ini sudah profesional dan bisa jadi termasuk pencuri AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) dan menggunakan ilmu sirep.

Di bulan Ramadhan dan mendekati Idul Fitri, memang banyak orang yang ingin memperindah rumahnya dan membeli furniture untuk menyambut tamu. Bagi yang duitnya pas-pasan, furniture bekas (yang sudah direkondisi) akan menjadi pilihan alternatif karena harganya cukup miring dan kondisinya juga masih layak. Dan hal inilah yang dimanfaatkan oleh pencuri-pencuri tadi sebagai sebuah peluang.

Semoga, tulisan ini bisa menjadi masukan bagi teman-teman agar lebih waspada lagi terhadap berbagai tindak kriminal yang mungkin terjadi dan mengotori kesucian bulan Ramadhan. Waspadalah…waspadalah….

*TKP : Perumahan Jambewangi Indah I, RT 04 RW 14, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang.

*update : ternyata di RT lain juga terdapat kejadian serupa malam ini. total ada sekitar lebih dari 6 rumah.


======================================

butuh langkah pencegahan agar kejadian seperti agan ini tidak terjadi, tidak perlu mahal. Cukup dengan 50rb perak saja anda sudah mendapatkan dummy CCTV dengan efek yang hampir sama dengan CCTV real.


Lokasi Toko