Bajuyuli baju muslim anak perempuan

Tips Menghindari Pencuri Saat Rumah Ditinggal Mudik



Tradisi mudik bagi sebagian masyarakat di kota-kota besar selama Idul Fitri sering dimanfaatkan kawanan pencuri untuk menguras harta benda mereka. Tamu tak diundang itu biasa mengincar tempat tinggal kosong yang ditinggal mudik pemiliknya.

Nah, agar mudik Anda tenang, ada beberapa tips untuk mengecoh atau menghindari calon pencuri yang akan beraksi di rumah, kamar kontrakan, wisma, mes, atau tempat kos Anda. Berikut ini tipsnya  :

1. Pastikan tidak ada barang berharga yang ditinggalkan di kamar atau di rumah, ketika kita akan mudik. Kalaupun ada, pastikan barang berharga tersebut dalam keadaan aman, baik aman karena disimpan di tempat tertentu atau aman karena kita titipkan kepada tetangga atau orang terdekat yang tidak mudik.

2. Pastikan jendela, pintu rumah, pintu pagar, dan pintu masuk lainnya dalam keadaan terkunci baik. Apabila ada kunci yang rusak atau tidak berfungsi optimal, lebih baik diganti atau diperbaiki sehingga penguncian bisa optimal. Sebaiknya pula, ada kunci ganda untuk kunci pintu rumah, kamar jendela, dan kunci pagar. Karena, adanya kunci ganda akan meningkatkan "kewibawaan" rumah yang bersangkutan dan bisa memperlambat proses kelancaran calon pencuri memasuki halaman rumah.

3. Apabila dana mencukupi, sebaiknya membeli peralatan CCTV atau lensa pemantau yang disambungkan dengan alat perekam televisi. Dengan begitu, kita bisa memutar ulang rekaman suasana rumah tatkala kita tinggalkan mudik selama beberapa hari. Kalaupun tidak ada CCTV atau lensa pemantau yang berfungsi baik, atau membeli dummy CCTV yang tidak memiliki fungsi kamera dengan tujuan untuk "membuat ragu" calon pencuri.

4. Ketika rumah atau kamar kita tinggalkan mudik, bisa saja kita menyimpan sandal atau sepatu di depan kamar atau halaman rumah. Tujuannya untuk mengecoh calon pencuri, seolah-olah di dalam rumah atau kamar tersebut ada orangnya.

5. Boleh juga, kita menghidupkan radio dan menyalakan lampu dalam rumah atau kamar. Tujuannya membuat "ragu" calon pencuri karena tentu akan menduga di rumah atau kamar tersebut ada penghuninya.

6. Seandainya kita punya tetangga dekat atau rekan yang tidak mudik, akan lebih baik kita meminta bantuannya untuk menghidupkan dan mematikan lampu penerangan halaman dan dalam rumah setiap hari. Cara ini jauh lebih baik daripada menghidupkannya non stop selama mudik. Karena, calon pencuri biasanya melakukan pemantauan pada siang hari. Bila melihat ada rumah yang masih menyala lampu penerangannya, berarti rumah tersebut tidak ada penghuninya.

7. Jika kita punya saudara, rekan, atau tetangga dekat yang tidak mudik, titipkanlah rumah atau kamar kita saat mudik. Dengan begitu, mereka bisa turut membantu mengamankannya. Untuk itulah, jangan lupa setelah balik mudik memberikan sekadar "balas jasa" kepada mereka yang telah menjaga rumah atau kamar kita selama mudik.

8. Mintalah kepada agen koran untuk tidak mengirimkan koran selama Anda tidak di rumah. Bila tanggal Anda bepergian bertepatan dengan tanggal datangnya surat-surat tagihan. Anda pun dapat meminta kepada masing-masing perusahaan untuk mengalihkannya ke kantor Anda.

9. Bila Anda memiliki kebiasaan menaruh kunci cadangan di bawah karpet atau pot tanaman, pastikan kunci tersebut sudah Anda ambil sebelum pergi. Bila tidak, kunci tersebut bisa jatuh ke tangan yang salah. Itulah beberapa tips ketika mudik, namun di luar itu semua, yakinlah kita harus berdoa ke hadirat Allah SWT. Titipkanlah seluruh harta benda yang merupakan rezeki dan karunia dari-Nya kepada Allah SWT. Mudah-mudahan dengan ikhtiar dan berdoa, kita bisa mudik secara tenang.

Silakan mencoba.... Semoga Anda dapat mudik dengan tenang. 

Terima kasih
Wass

Lokasi Toko