Bajuyuli baju muslim anak perempuan

Ditinggal Rekreasi, Rumah Dibobol

ist. pencurian rumah
SURABAYA – Kawanan penjahat terus menebar ancaman. Bukan saja di jalanan, tapi juga di perumahan. Jika tiga hari lalu terjadi dua aksi percobaan perampasan motor di Jalan Jemursari, Minggu (31/8) giliran garong yang beraksi di Perumahan Wisma Medokan Blok K/3, Gunung Anyar.

Sejumlah perhiasan dan uang USD 500 (sekitar Rp 5,5 juta) digondol maling dari rumah milik Anton tersebut. Total kerugian ditaksir puluhan juta rupiah. Peristiwa pembobolan rumah itu terjadi saat rumah sedang kosong. Maling diperkirakan masuk pukul 11.45 sampai 12.15 WIB.

Dugaan itu diperkirakan dari kepergian si pemilik rumah. Keterangan yang dihimpun Jawa Pos, Anton dan keluarganya keluar rumah sekitar pukul 11.30. Informasinya, Anton pergi berlibur ke Pacet, Mojokerto. Selang satu jam kemudian, tukang kebun rumah tersebut datang.


”Begitu datang, dia kaget dengan kondisi pintu rumah yang engselnya jebol,” terang Najib, petugas satpam perumahan tersebut. Si tukang kebun semakin kaget begitu melihat kondisi dalam rumah yang berantakan. Hal tersebut lalu dikabarkan ke Anton. Selain itu, diinformasikan ke satpam.

Karena kondisi rumah acak-acakan, Najib lalu melaporkannya ke polisi. Sebab, pemilik rumah tidak ada di tempat. Sekitar pukul 15.30 unit identifikasi Polrestabes Surabaya datang ke lokasi. Polisi yang didampingi kerabat korban melakukan identifikasi. Berdasar hasil olah tempat kejadian perkara, maling diketahui masuk ke rumah dengan cara merusak pintu utama.

Setelah masuk rumah, penjahat mengambil perhiasan dan uang yang tersimpan di kamar utama. ”Informasinya, yang hilang sejumlah perhiasan dan uang dolar,” kata Najib. Sementara itu, surat-surat kendaraan dan kendaraan korban tidak hilang. Padahal, di rumah saat itu ada mobil dan motor besar. Diduga, maling paham kondisi rumah. Sebab, dia beraksi di siang bolong dan yang diambil hanya barang kecil yang mudah dibawa.

Kanitreskrim Polsek Rungkut AKP Ari Priambodo tidak bisa memberikan keterangan panjang lebar. ”Memang benar ada laporan yang masuk ke kami. Tentang kerugiannya kami belum tahu pasti,” ujarnya. (fim/c10/nw)

Lokasi Toko