Bajuyuli baju muslim anak perempuan

Pura-pura Besuk, Isna Curi Komputer Tablet Pasien RS

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Alih-alih hendak membesuk, seorang perempuan bernama isna (30) malah mencuri telepon genggam milik pasien di ruang VVIP di sebuah rumah sakit di kawasan Slipi, Palmerah, Jakara Barat. Isna diamankan pihak rumah sakit, sesaat setelah melakukan aksinya pada Rabu, 17 September 2014 sore kemarin.

Kejahatan dilakukan istri tukang parkir ini terkuak sekitar pukul 15.30 WIB. Berawal, ketika Isna datang seorang diri ke rumah sakit tersebut. Setibanya di rumah sakit, Isna menuju ke salah satu ruang pasien VVIP yang dihuni oleh pasien berinisial TYT yang ketika itu sedang menonton tayangan telvisi sambil makan.



Setelah duduk sebentar di luar dan melongok ke dalam, Isna melihat si pasien sedang tidak ada karena sedang ke kamar mandi cuci tangan usai makan. Isna kemudian menyelinap masuk dan menggasak komputer tablet milik korban yang tergeletak di atas meja makan.

Namun sial bagi Isna, baru saja memasukan tablet ke dalam tasnya dan akan kabur, Isna berpapasan dengan seorang perawat. Oleh perawat tersebut, Isna kemudian ditanya terkait keperluannya masuk ke dalam ruangan. Isna pun gelagapan.

"Pelaku mengaku mau besuk," kata Kanitreskrim Polsek Palmerah AKP Marthson Marbun, Kamis 18 September 2014.

Lanjut Marbun, perawat tadi kemudian memanggil korban. Kepada perawat, korban mengaku tidak kenal dengan warga Kampung Boncos, Palmerah, Jakarta Barat itu. "Pelaku alasannya salah masuk ruangan," kata Marbun.

Karena gelagatnya mencurigakan, perawat memanggil petugas keamanan setempat. Isna pun digeledah. Dari dalam tasnya, petugas menemukan HP Tablet Samsung. "Korban mengaku tablet itu miliknya," kata Marbun.

Pihak sekuriti kemudian menghubungi anggota Polsek Palmerah. Polisi yang datang lantas menggelandang Isna ke kantor polisi.

Ditemui usai menjalani pemeriksaan di SPK Polsek Isna mengakui perbuatannya. Rencananya, kalau berhasil, Tablet curian itu akan dia jual kemudian uangnya buat kebutuhan sehari-hari. Isna mengaku mencuri karena penghasilan suaminya yang hanya bekerja tukang parkir dan sopir angkot tidak cukup untuk menghidupi dia dan tiga anaknya.

"Selain buat sehari-hari, buat beli putau juga. Saya sudah lima tahun pakai putaw Mas," katanya.

Usut punya usut, ternyata Isna adalah seorang residivis. Ia pernah ditahan atas kasus dan modus serupa."Setahun lalu pernah ditahan karena nyuri Ipad di Rumah Sakit Pelni," kata Isna yang mengaku anak bekas pensiunan PNS sambil menitikan air mata.

Editor : Gil

Lokasi Toko