Bajuyuli baju muslim anak perempuan

Pencuri Buah Sawit Pergunakan Truk

PANGKALAN BUN – Aksi pencurian buah sawit terjadi di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) akhir pekan lalu. Kali ini para pelaku pencuri berjumlah tujuh orang mengondoli buah sawit milik PT BGA Area 5 di Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam). Tidak tanggung-tanggung sawit milik perusahaan yang hendak dibawa kabur kawanan pelaku ini berjumlah sebanyak 2 ton lebih.

Namun dari hasil penyidikan jajaran Polisi Resor (Polres) Kobar terhadap ketujuh pelaku itu, hanya menetapkan satu orang sebagai tersangka bernama Imus alias Mus. Akibat perbuatannya, tersangka ini terpaksa harus mendekam dibalik jeruji besi Polres setempat.


Kapolres Kobar AKBP Ma’Mun HM SIK melalui Kasatreskrim AKP Andreas Alek Danantara SIK mengatakan, kejadian penangkapan terhadap ketujuh pelaku pencurian itu terjadi Minggu (5/10), sekitar pukul 4.30.

Awalnya, ketujuh pelaku itu tepergok sedang membawa buah sawit menggunakan truk oleh petugas Satpam perusahaan. Oleh petugas Satpam perusahaan ketujuh orang itu ditahan. Kemudian selanjutnya dilaporkan ke Mapolres Kobar untuk diproses hukum.

“Saat menerima laporan itu, anggota langsung bergegas ke lokasi untuk menjemput ketujuh pelaku tersebut. Kemudian membawanya ke Mapolres Kobar untuk diperiksa, kemudian dimintai keterangan,”beber Alek diruang kerjanya kemarin.

Alek menjelaskan, saat menjalani proses pemeriksaan di ruang Satuan Reskrim Polres Kobar. Terungkap, jika otak pelaku pencurian itu adalah Imus. Pria itu yang mengajak enam orang temannya itu untuk memanen buah sawit milik perusahaan. Dengan mengaku kepada enam temannya itu, bahwa buah sawit yang dipanen itu milik pribadinya.

“Karena merasa sawit itu milik pribadi tersangka, keenam temannya ini tidak menyadarinya. Sehingga saat itu ikut terjebak melakukan pencurian. Adanya bukti ini lah, kami memutuskan menetapkan satu orang saja sebagai tersangkanya,”papar Alek.

Akibat perbuatannya itu lanjut Alek, Mus dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (Curat) dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (elm)

Lokasi Toko