Bajuyuli baju muslim anak perempuan

Korupsi Rp 1,5 miliar, polisi berpangkat Aipda jadi tersangka

Merdeka.com - Ditreskrimsus Polda Sumsel menetapkan Aipda Dadang sebagai tersangka dalam kasus korupsi dana penerimaan negara bukan pajak (PNBP) Satlantas Polres Lahat senilai Rp 1,5 miliar. Perbuatan itu dilakukan Dadang saat menjabat Bendahara Penerimaan (Benma) Satlantas Polres setempat.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol R Djarod Padakova didampingi Kasubdit III Ditreskrimsus Polda Sumsel AKBP Imran Amir mengungkapkan, Dadang ditetapkan sebagai tersangka tunggal dugaan tipikor di Satlantas Polres Lahat. 



Sebab, Djarod melanjutkan, sejauh ini belum ditemukan indikasi perbuatan yang dia lakukan secara korporasi. "Aipda Dadang sudah ditetapkan sebagai tersangka tunggal dalam kasus korupsi PNBP senilai Rp 1,5 miliar," terang Djarod, Senin (3/11).

Dijelaskannya, modus yang dilakukan tersangka adalah mengurangi dana PNBP kepada atasan. Sisa setoran dana ditengarai masuk ke rekening pribadinya. Namun, penyidik tidak bisa menemukan keberadaan uang diduga karena sudah dibelanjakan.

"Dia melakukan korupsi dari periode 2009 hingga 2011. Dugaan awalnya, yang ia setorkan tidak seluruhnya, melainkan hanya sebagian dan masuk rekening pribadi," ujarnya.

Untuk mengumpulkan bukti, penyidik kembali memeriksa tersangka, Senin (3/11). Tersangka yang sudah dimutasi di bagian Yanma Polda Sumsel ini dicecar sekitar 20 pertanyaan oleh tim penyidik.

"Selain memintai keterangan, penyidik sudah menyita beberapa dokumen dari tersangka. Dokumen ini dijadikan alat bukti untuk melengkapi berkas pemeriksaan," ujarnya.

Lokasi Toko