Bajuyuli baju muslim anak perempuan

Korban Pencurian Ayam Jadi Tersangka Pembunuhan

REPUBLIKA.CO.ID,DENPASAR--Korban pencurian ayam yang dilakukan enam remaja pada Selasa (27/5) malam ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan oleh Kepolisian Resor Jembrana, Bali, karena menyebabkan salah seorang remaja meninggal dunia.

"Setelah melakukan pemeriksaan, mulai hari ini saudara KK kami tetapkan sebagai tersangka karena melakukan perbuatan yang menyebabkan orang lain meninggal dunia," kata Wakil Kepala Polres Jembrana, Komisaris Hagnyono, di Negara, Kamis.

Menurut dia, pemilik ayam yang dicuri di Kelurahan Pendem itu dengan sengaja membawa sabit dan mengayunkannya kepada pelaku pencurian hingga meninggal.



Polisi menjerat laki-laki yang tinggal di Kelurahan Dauhwaru, namun memiliki kandang ayam di Kelurahan Pendem itu dengan Pasal 338 subsider Pasal 351 ayat (3) KUHP.

"Dalam Pasal 351 ancaman maksimalnya 15 tahun penjara, sementara untuk pasal subsider tujuh tahun penjara," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jembrana, Ajun Komisaris Gusti Made Sudarma Putra, yang mendampingi Hagnyono.

Sementara itu, KK yang ditemui di Polres Jembrana mengatakan, dirinya kesal karena ayam peliharaannya terus hilang, padahal harganya mahal karena termasuk jenis ayam unggulan.

Saat membuat kandang di dekat kompleks kantor Bupati Jembrana tersebut, dia mengandangkan 140 ekor. Namun setiap hari terus berkurang karena dicuri.

Amarahnya memuncak saat ayamnya tinggal 80 ekor dan melakukan patroli setiap malam dengan membawa senter dan sabit.
"Menjelang Hari Raya Galungan, ayam saya tinggal tiga ekor. Sejak itu, saya lebih sering datang ke kandang saat malam hari," ujarnya.

Saat malam kejadian, dia mengaku sudah memprediksi akan ada pencuri ayam karena menjelang Hari Raya Kuningan.

Saat dirinya datang, para remaja tersebut sudah berada di dalam kandangnya dan dia sempat takut karena mereka berjumlah banyak.

"Rupanya mereka juga takut melihat saya datang sehingga melarikan diri. Saya asal mengejar saja dan melemparkan sabit ke arah orang yang mengendarai Yamaha Mio karena dia yang paling dekat dengan saya," katanya.

GKB (17) yang masih duduk di bangku SMA tewas dengan luka di punggung tembus ke paru-paru setelah dilempar sabit oleh KK beberapa saat setelah mencuri ayam bersama lima orang temannya yang rata-rata juga remaja.

Meskipun terluka, remaja itu masih sempat melarikan diri dengan sepeda motornya, namun terjatuh di areal parkir Pemkab Jembrana yang tidak jauh dari lokasi kandang ayam tersebut.

Pedagang yang kebetulan berjualan di sekitar areal parkir tersebut membawa korban ke RSUD Negara, namun nyawanya tidak tertolong.

Lokasi Toko