Bajuyuli baju muslim anak perempuan

Gasak Kotak Amal, Warga Nganjuk Nyaris Digebuki

Kediri (beritajatim.com) – Seorang warga Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur nyaris menjadi bulan-bulanan massa setelah kepergok mencuri kotak amal milik sebuah masjid yang diletakkan di warung bakso. Pelaku sempat kabur dengan menaiki sepeda gayuh

Pelaku pencurian kotak amal tersebut bernama Makmuri (36) warga Desa Tanjung Tani, Kecamatan Prambon, Kabupaten Kediri. Pelaku langsung diamankan pihak kepolisian, setelah sebelumnya hendak digebuki beramai-ramai.

Pencurian kotak amal sendiri berlangsung di warung bakso milik Sumarjan di Desa Jabon, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri. Pelaku beraksi saat pemilik warung bakso sibuk melayani pembeli. Pelaku langsung kabur dengan menaiki sepeda gayuh.


Pada saat pelaku kabur membawa kotak amal, salah seorang warga sempat mengetahuinya. Warga kemudian mengejar pelaku. Hingga akhirnya pelaku berhasil dibekuk tidak jauh dari warung bakso Sumarjan.

Sumarjan baru mengetahui jika kotak amal masjid di warungnya telah raib, saat menutup warung. Dia diberitahu oleh warga yang sudah berhasil meringkus pelaku. Sarmijan kemudian menghampiri pelaku yang hendak dihakimi warga.

Bersamaan dengan itu, petugas kepolisian dari Polsek Banyakan tiba dilokasi. Petugas datang, setelah mendapat laporan dari warga jika ada pelaku pencurian kotak amal yang ditangkap. Polisi kemudian mengamankan pelaku dari warga. Pelaku dibawa ke Mapolsek Banyakan untuk dimintai keterangan. “Pelaku pencurian kotak amal berhasil diamankan dan kini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pelaku akan dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara selama tujuh tahun,” ujar Iptu Anwar Iskandar, Jumat (02/1/2015)

Pelaku saat ini mendekam di sel tahanan Mapolsek Banyakan. Petugas mengamankan barang bukti berupa, satu unit sepeda gayuh merk Phenix, satu buah kotak amal dari kaca yang sudah dalam keadaan pecah, dan uang tunai sebesar Rp 780 ribu. (nng/ted)

Lokasi Toko