Bajuyuli baju muslim anak perempuan

Jurus Celana Dalam Kelabui Korban

CCTV jurus celana dalam
CCTV jurus celana dalam


Pencuri berpakaian aneh menyatroni rumah Sistiono (48), warga Jl Suryat, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Senin (18/7/2016) dini hari. Sebab, pelakunya hanya mengenakan celana dalam (CD), dan kaos ketat, sedang wajahnya terlihat jelas.

Itu diketahui dari rekaman KAMERA CCTV yang ada di rumah korban. Bahkan, pelakunya beraksi dengan santai karena sempat berkali-kali melangkahi tubuh korban, yang tertidur di depan TV, di ruang tengah rumahnya. Namun, meski dilangkahi berulang kali oleh pelakunya, namun korban tak terbangun.
"Aneh, saya kok nggak terbangun. Saya dan keluarga saya seperti tersirep. Itu semua saya ketahui dari rekaman KAMERA CCTV di rumah saya," tutur Sistiono, yang berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil di Dinas Pertanian Kabupaten Blitar, Selasa (19/7/2016).


Dari rumah korban, pelaku yang beraksi seorang diri itu mendapatkan empat telepon seluler atau senilai sekitar Rp 3,5 juta, tab, laptop, uang Rp 5 juta dan tujuh pasang sepatu merek Kickers. Uang itu diambil dari tas milik anak korban, yang tergeletak di meja dekat televisi.

"Pelaku itu beraksi cukup lama dan menggeledah semua barang yang ada di dalam rumah," paparnya.
Sistiono mengatakan, berdasarkan rekaman KAMERA CCTV di rumahnya, pelaku melakukan aksinya pada pukul 01.20 WIB. Tak diketahui datangnya naik apa atau jalan kaki, namun ia masuk dengan cara memanjat pagar depan, yang setinggi 5 meter. Saat masuk itu, ia sudah mengenakan pakaian aneh seperti itu.
"Kalau wajahnya terlihat jelas, namun anehnya kok hanya mengenakan celana dalam saja. Apakah berpakaian seperti itu merupakan syarat untuk aksinya agar lancar?," ucapnya.

Setelah berada di halaman rumah korban, pelaku masuk melalui garasi mobil. Selanjutnya, pelaku mencongkel jendela dapur. Dari situ, pelaku sudah bebas beraksi karena pintu yang menghubungkan antara dapur dan dalam rumah korban tak dikunci. Di dalam rumah korban, pelaku hanya bisa beraksi di ruang televisi, ruang tamu dan dapur karena pintu kamar istri korban dan anaknya dikunci.
"Jadi, pelaku hanya bisa bolak-balik dari ruangan tengah (televisi) ke dapur," ungkapnya.
Semua barang yang dibawa kabur pelaku itu berada di ruang tengah. Seperti empat handphone, tablet, laptop dan uang 5 juta rupiah. Untuk tujuh sepatu merek Kickers itu berada di dekat pintu antara ruang tengah dan dapur.

"Itu sepatu milik saya, istri dan anak saya. Selanjutnya, pelaku kabur melalui jalan semula, yakni dengan melompat pagar kembali," paparnya.

Dugaan petugas, pelaku sengaja mengincar rumah korban karena di antara rumah di kampung itu terlihat paling “wah”. Pagarnya cukup tinggi, berlantai dua, dan bangunannya bergaya bule Eropa.
AKP Mohammad Lesyy, Kabag Humas Polres Blitar Kota mengatakan, pencurian itu terjadi Senin dini hari kemarin namun baru dilaporkan Selasa (19/7/2016) pagi. "Saat ini petugas masih mencari informasi terkait pelakunya," ucapnya.



Murah dan efektif untuk menjaga kemanan rumah anda!


Bisa cod di Bandung, search Google Maps: Dummy CCTV Bandung

Terima kasih

Lokasi Toko