Bajuyuli baju muslim anak perempuan

Pemerasan Oleh Aparat Polisi di Papua Terekam CCTV

Pemerasan Oleh Aparat Polisi di Papua Terekam CCTV
Pemerasan Oleh Aparat Polisi di Papua Terekam CCTV


Berita memilikun aparat polisi memang tersiar dimana mana, termasuk juga di ujung Indonesia, yakni di provinsi Papu Barat. Saat Presiden Jokowi gencar membenahi kinerja aparat Negara, ulah oknum Aparat Polisi yang mengancam dan mengintimidasi pemilik rumah makan justru terjadi di kota Sorong Papua Barat.
Ulah tidak tidak terpuji ini terekam kamera CCTV yang terpasang di  rumah makan masakan Padang di pasar bersama di jalan Jendral Sudirman Kota Sorong.

Dalam rekaman kamera pemantau atau Kamera CCTV di rumah makan terlihat jelas, ulah beberapa oknum Polisi salah satu diantaranya membawa senjata laras panjang jenis AK mengancam pemilik rumah makan.
Menurut dasril pemilik rumah makan sekaligus korban peristiwa ini terjadi Malam minggu (08/10) sekitar jam 20.00 WIT. saat itu, empat Aparat Polsi yang bertugas di Polsek Sorong Barat, seorang diantaranya menenteng senjata laras panjang, mendatangi rumah makannya.



Mereka menuntut ganti rugi nasi bungkus yang dibeli rekannya, di rumah makan tersebut, menurut mereka nasi yang dijual adalah nasi yang belum matang sepenuhnya.

Korban mengakui kesalahan yang dilakukan bawahannya, dan bersedia mengganti empat bungkus nasi yang telah dibeli tersebut, tapi oknum-oknum aparat polisi ini, justru memaksa korban untuk ikut ke Polsek Sorong Barat guna diproses Hukum , setelah Polisi mengetahui korban tidak memiliki saudara atau kenalan yang juga aparat Polisi atau Pengacara.

Di Polsek Sorong Barat korban kembali diancam akan diproses hokum, setelah lama bernegosiasi, Oknum Aparat Polisi meminta korban membayar uang damai sebesar Lima Juta Rupiah.

Tapi korban menolak, karena uang yang dimilikinya saat itu hanya satu juta rupiah, tapi oknum Polisi tersebut menolak dan kemudian meminta korban membayar dua juta rupiah, dengan meminjam uang kepada rekannya korban kemudian membayar ganti rugi dua juta rupiah kepada oknum aparat polisi tersebut.
“Dia datang kesini langsung marah-marah. Dia bilang nasinya kurang masak. Saya minta maaf sama dia soalnya tadi saya istirahat di lantai atas, yang jaga karyawan saya. Dia memaksa saya ke kantornya di Polsek Sorong Barat. Saya tidak mau ikut kita damai saja pak, saya ganti nasinya walaupun dua bungkus sudah dimakan, saya ganti empat bungkus lagi dengan nasi yang baru dimasak. Dia tidak mau, saya dipaksa ikut ke kantornya saja. Setelah lama berbicara dia ajak saya ke dalam ruangannya dan kemudian meminta saya membayar ganti rugi sebesar lima juta rupiah. Tapi kita kembali bernegosiasi, saya tawarkan uang di dompet saya sebesar satu juta rupiah bagaimana kalau saya bayar satu juta? Oknum polisi itu menolak dan kembali memaksa saya untuk membayar dua juta rupiah.” Jelas Korban.

Peristiwa ini sudah dilaporkan dan sementara diselidiki Propam Polres Sorong Kota, hingga kini belum ada keterangan resmi dari Pihak Kepolisian mengenai peristiwa ini, termasuk siapa-siapa saja oknum aparat Polisi yang ada di rekaman kamera CCTV tersebut.



Murah dan efektif untuk menjaga kemanan rumah anda!


Bisa cod di Bandung, search Google Maps: Dummy CCTV Bandung

Terima kasih

Lokasi Toko